Fakta Dari Rainbow Cake yang Banyak Menggoda

Rainbow Cake, kue cantik ini sangat digandrungi banyak orang dan menjadi Tren. Baik di dunia nyata ataupun di dunia maya seperti di Jejaring Sosial Twitter dan Facebook. Sekarang kami coba sajikan beberapa Fakta mengenai Rainbow Cake :

• Tak cuma Rainbow Cake, di Indonesia juga ada rainbow gradasi cake, mousse rainbow, pudding rainbow, hingga cookies rainbow yang diproduksi oleh toko kue Ny Liem.

• Kue sejenis ini sudah ada di Jakarta sejak 1900-an saat komunitas orang Italia membuat kue dari warna bendera Italia., jadi dikenal dengan Seven Layer Cake atau Italian Flag Cake.

• Hampir sebagian besar pewarna dalam Rainbow Cake bukanlah pewarna alami. Jadi perhatikan kesehatan Anda.

• Di Italia, kue ini dikenal dengan nama Napoleon Cookies, Seven Layer Cookies, Venetian Cookies, Italian Flag Cake, dan Tricolor Cookies.

Advertisements

Saran Dan Tips Bagi Pelajar yang Mau Masuk Perguruan Tinggi

Bagi pelajar yang tahun ini masuk dunia kampus, berikut ini kami sajikan Tips Agar Masuk Perguruan Tinggi dengan Tenang, terutama bagi mahasiswa yang merantau.


Mencari Kost-kostan.
Bagi mahasiswa perantau, penting mengetahui secara pasti lokasi kampus yang dituju, kemudian carilah kost yang terdekat. Selanjutnya mulailah bergaul dan beradaptasi dengan teman kost atau asrama.

Milikilah Alat Rumah Tangga.
Bisa dengan membawa alat-alat baru, atau mencicil membeli peralatan tersebut satu per satu, seperti gantungan baju, ember dan perlengkapan mandi. Sebaiknya ini semua disiapkan sebelum “hijrah” ke tempat kost.

Simpanlah Nomor Penting.
Simpanlah catatan yang berisi nomor-nomor penting, seperti nomor telepon, rekening, asuransi, dan sebagainya sebelum pergi dari rumah, supaya lebih aman, sediakan notebook kecil khusus catatan nomor-nomor penting atau boleh juga simpan di ponsel.

Keliling Kampus.
Kunjungi tempat penting di kampus, seperti perpustakaan, kantin, tempat untuk fotokopi, gedung olahraga, gedung rektorat, dan sebagainya agar lebih familiar dan tidak bingung untuk mencari tempat tersebut di kemudian hari.

 

Baca juga:

Fakta Dari Rainbow Cake yang Banyak Menggoda

Peluang Karier Yang Baik Bagi Lulusan Manajemen

Fakultas Ekonomi, khususnya Studi Manajemen, selalu diincar calon mahasiswa di Indonesia. Peluang karier yang ditawarkan cukup banyak ragam, mulai manajer pemasaran hingga wirausahawan. Kenapa banyak perusahaan atau kantor mencari lulusan manajemen. Berikut alasannya.

Kompetensi Lulusan Manajemen :
• MAMPU memahami dan memecahkan masalah bisnis serta pengelolaan mengenai bisnis.
• MEMILIKI pengetahuan mengenai lingkungan BISNIS, baik secara nasional atau internasional.
• MAMPU melakukan riset pemasaran guna mendukung perencanaan BISNIS.
• DAPAT melakukan analisis investasi dan peluang BISNIS.
• MAMPU menyusun rencana BISNIS, merintis, dan mengorganisasi pembukaan bisnis baru.
• BISA memahami dan mengikuti perkembangan terkini teknologi informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis.
• MAMPU memanfaatkan Teknologi Informasi untuk melakukan analisis laporan keuangan perusahaan, manajemen proyek, pemasaran, dan proyeksi bisnis.
• HANDAL dalam menyesuaikan dunia kerja serta bisnis dengan kepribadian bermoral, mandiri, dan profesional.

 

Baca juga:

Saran Dan Tips Bagi Pelajar yang Mau Masuk Perguruan Tinggi

Tips: Cara Mengatasi Rasa Bosan / Jenuh

Menebar aroma menggoda di tempat tidur

Ciptakan kenangan sensual di benak pasangan Anda. Tebarkan keharuman yang berbeda setiap kali berangkat tidur. Ia akan segera terpikat oleh nuansa erotis wewangian yang Anda gunakan.

Bertelanjang kaki di rerumputan

Sesekali ajak dia jalan-jalan di hamparan rumput. Lepas alas kaki, nikmati segarnya rerumputan. Apalagi saat pagi hari, dengan embun sejuk di ujung-ujung rumput menyentuh kaki. Sederhana namun sangat romantis. Simak keheningan sekitar. Pusatkan pada suara alam, dan pemandangan sekitar.

Ikut kursus tari atau musik

Bila Anda memang punya bakat dalam bidang seni, mengapa tak dikembangkan sesegera mungkin? Anda bisa menghubungi kursus menyanyi untuk latihan vokal atau belajar di studio tari.

Memakai anting bulat besar

Ingin mengundang perhatian seseorang yang punya arti khusus di hati? Kenakan sepasang anting bundar besar bak hulahop. Untuk tampil lebih dahsyat, angkat rambut hingga membentuk sanggul atau diikat tinggi. Dandanan seperti ini akan menarik perhatian orang ke perhiasan di telinga Anda.

Membuat minuman sehat

Beli blender, lalu buat minuman sehat. Resep yang bisa dicoba segera: siapkan 2 gelas semangka yang telah dipotong-potong bentuk dadu, 2 sendok air jeruk nipis atau lemon, es batu secukupnya, gula. Campur dan aduk semua bahan dalam blender. Setelah halus, siap diminum. Segar dan rendah kalori. Kerongkongan pun terasa ‘dingin’.

 

Baca juga:

Peluang Karier Yang Baik Bagi Lulusan Manajemen

Cara Memperbaiki Citra Diri Saat Menjadi Bahan Gosip di Kantor

Saat Anda menjadi bahan gosip di kantor, segera lakukan beberapa tips berikut ini. Perbaiki image diri Anda.

Bersihkan image Anda di depan Bos.

Sasat Anda mendengar gosip telah beredar, cari tahu apakah atasan Anda sudah mengetahuinya dan seberapa jauh ia mengetahuinya. Katakan kepada Sang Atasan, “Saya hanya ingin Anda tahu bahwa gosip itu tidak benar.” Dengan begitu, Anda akan terlihat dewasa di depan Bos. Siapa tahu menambah kredit Anda!

Jangan pedulikan gosip tersebut.

Saat nama baik tercemar, bertahanlah dengan cara yang tidak berlebihan, tapi juga jangan berlagak bodoh. “Mengelak dengan cara yang berlebihan hanya akan menimbulkan kecurigaan. Jika ada orang yang menyinggung tentang gosip tersebut, tanggapi dengan senyuman, atau gelengan kepala, dan bilang saja, “Itu hanya gosip!”

Biarkan gosip itu hilang dengan sendirinya.

Daripada membuang waktu untuk membetulkan penilaian orang tentang Anda, lebih baik diam. Tidak semua orang mendengarkan penjelasan Anda. Dan itu berarti, Anda hanya mencoba menyebarkan gosip yang baru lagi. Lebih baik biarkan gosip itu berlalu.

 

Baca juga:

Tips: Cara Mengatasi Rasa Bosan / Jenuh

Karir: Apakah Anda dan Pekerjaan Saling Jatuh Cinta?

Tidak hanya kehidupan cinta saja yang perlu gairah, Anda pun harus bergairah dalam bekerja. Agar tidak bosan dengan rutinitas dan karir tidak mandeg! Bekerja punya persamaan dengan kehidupan cinta. Penuh kejutan saat pertama terjun ke bidang baru. Dan memang pada kenyataannya, waktu Anda lebih banyak habis untuk bekerja daripada waktu bersama pasangan. Jadi mengapa tidak menuntut standar yang sama antara percintaan dan pekerjaan? Jika sekarang Anda sedang berada di puncak kejenuhan kerja, sudah saatnya untuk beraksi! Segera tanya diri sendiri pertanyaan di bawah ini, dan putuskan apakah pilihan karir Anda memang sudah tepat.

1. Bisakah gairah Anda bangkit kembali?

Saat mulai kerja, rasanya seperti hubungan cinta baru. Awalnya 100% terbakar gairah, tapi lama-lama timbul rasa kecewa. Jika kekecewaan sudah mencapai 51 persen, inilah saatnya memikirkan kembali masa depan Anda. Tapi sebelum gegabah menyodorkan surat pengunduran diri, cari cara yang bisa membangkitkan kembali gairah itu. Ingat kembali alasan Anda menyukai pekerjaan tersebut. Cobalah mendelegasi sebagian tugas, atau melakukan rotasi pekerjaan. Emma, 31 tahun, guru TK, justru merasa tidak nyaman saat ia terpilih sebagai Kepala Sekolah teladan. Waktunya habis mengurusi administrasi, ketimbang mengajar. “Saya bicara dengan bos, dan tercipta keputusan yang brilian. Sebagian tugas administrasi saya serahkan ke bawahan. Efeknya, waktu untuk mengajar lebih banyak.”

2. Apakah Anda merasa dimanfaatkan?

Soraya, 28 tahun, konsultan bisnis, jarang mendapat pujian dari bosnya meski hasil kerjanya bagus. “Bos baru mengeluarkan komentar kalau ada pekerjaan yang kurang beres. Saya sangat ingin mendapat masukan yang positif. Ini membuat saya frustasi, dan rasanya ingin berhenti saja,” ujarnya.

Sebagai solusinya, dengarkan penuturan psikolog Ben Williams, “Jangan gusar dulu, mungkin bos tidak merasa ada masalah. Buat janji dengan atasan, dan ceritakan terus terang perasaan Anda.” Tapi ingat, jangan langsung datang dengan keluhan dan marah-marah. Tanya bagaimana hasil kerja Anda, apakah ada yang bisa diperbaiki. Terkadang diamnya bos menandakan tak ada masalah.

3. Mungkinkah Anda berkembang?

Adakah jalur promosi yang jelas di tempat kerja Anda? Atau justru tak ada kesempatan berkembang dari posisi sekarang? Seperti kata Elsa, 26 tahun, “Sudah 2 tahun saya bekerja, tapi jenjang berikutnya sangat jauh dan memerlukan banyak pengalaman dan keahlian.” Elsa sempat bicara dengan atasan, namun sayangnya tidak ada peluang untuk mendapatkan promosi tersebut. “Saya kecewa, tapi setidaknya waktu tak terbuang percuma mengharapkan promosi yang tak kunjung tiba.”

4. Terus belajarkah Anda?

Karir yang tidak berkembang kurang lebih sama seperti sebuah affair ringan: Anda sudah tidak peduli lagi apa ada yang bisa dipelajari atau tidak dari hal itu. Mintalah bagian personalia untuk menyertakan Anda dalam workshop atau training khusus. Dengan cara ini, pengetahuan kerja semakin bertambah.

5. Bahagiakan Anda dengan pekerjaan tersebut?

Gugup saat ditunjuk untuk presentasi dalam rapat penting? Itu biasa. Tapi kalau setiap pagi selalu berkeringat dingin memikirkan pekerjaan di kantor, mungkin Anda harus mencari tahu alasannya. “Saat saya menjadi pengacara, tiap minggu sore saya selalu merasa cemas,” kata Juli, 28 tahun, yang kini adalah seorang marketing eksekutif. “Akhirnya, saya ambil kesimpulan bahwa bidang hukum dan saya tidak cocok sama sekali. Saya putuskan untuk melepaskannya.”

Tapi ada baiknya mempelajari penyebab rasa tertekan setiap akan pergi ke kantor. Kadang, perubahan kecil terhadap rutinitas bisa membuat hidup terasa lebih baik. Desi, 27 tahun, sangat bosan setiap hari menyetir pulang pergi. Ia memutuskan sesekali mengajak teman atau ikut teman yang rumahnya berdekatan. Hasilnya, pikiran lebih rileks saat tiba di kantor hingga Desi bisa lebih menikmati pekerjaannya.

6. Anda sudah tidak setia lagi?

Anda merasa bosan dan mulai sibuk mengirim lamaran kerja baru atau ikut dalam walk-in interview. Ini pertanda Anda sudah mulai tidak setia. Tapi adakah jalan lain? Jika ditawari pekerjaan baru, bicaralah dengan bos dan tanya apa ada kemungkinan ia akan menawarkan gaji yang lebih besar. Jangan sombong dengan menyebutkan berapa besar uang yang bisa Anda terima atau menuntut kenaikan gaji. Cukup katakan kalau Anda sedang ditawari pekerjaan lain, tapi masih ragu untuk menerimanya atau tidak. Anda ingin tahu apakah masih ada kesempatan berkembang di tempat kerja sekarang.

Baca juga:

Cara Memperbaiki Citra Diri Saat Menjadi Bahan Gosip di Kantor

Cara Mendatangkan Keberuntungan Dalam Hidup Anda

Jadi orang beruntung tak harus selamanya karena lahir di tanggal tertentu. Siapa saja bisa bernasib mujur asal bisa mengambil tindakan tepat di semua situasi. Marc Myers penulis buku How to Make Luck: 7 Secrets Lucky People Use to Succeed juga menjelaskan, “Untuk menjadi orang beruntung yang diperlukan hanyalah keberanian mengambil risiko di setiap kesempatan.” Sekaranglah waktunya bangkit dan raih setiap peluang dengan 5 cara di bawah ini.

CARA 1

Patuhi hukum karma.

Tak ada ruginya berbuat baik tanpa pamrih, karena Anda akan diperlakukan baik pula oleh orang lain. Mulailah dari perbuatan yang telihat sepele. Seperti memberi makan kucing di jalanan, mengantar orang tua bepergian atau memberitahu teman tentang lowongan kerja. Perilaku ini menjadikan Anda orang pertama yang diberi balasan baik. Mungkin saja suatu hari nanti, teman Anda merekomendasikan sebuah posisi lumayan, atau mengajak berlibur ke Bali. Lumayan kan!

Tips: Taruh stoples berisi permen di atas meja kerja. Sebagai tanda Anda orang yang supel dan siap menerima teman-teman! Tak ada ruginya berteman dengan sebanyak mungkin orang di kantor. Sebab suatu saat Anda mungkin saja membutuhkan pertolongan mereka.

CARA 2

Belajar menikmati semua situasi.

Suatu hari Anda terjebak situasi yang membosankan, misalnya menunggu antrian panjang dokter di rumah sakit. Ada 2 hal yang bisa dipilih: menyerah dan segera pulang, atau tetap di tempat melakukan sesuatu untuk membunuh rasa bosan, seperti membeli majalah atau membeli kue dan menikmati secangkir kopi di kantin. Kalau Anda memilih yang kedua, selamat! Anda layak dapat julukan si untung! “Orang seperti ini selalu berusaha menikmati dan memanfaatkan semua situasi,” kata Shirley Glass seorang psikolog dari Australia, saat ditanya ciri orang beruntung.

Cara lain menciptakan kesempatan untuk mendatangkan kemujuran adalah berpesta. Sebelumnya pesanlah ke semua orang agar membawa teman sebanyak-banyaknya. “Bertemanlah dengan siapa saja. Meski Anda  menganggap orang itu tidak selevel dengan Anda,” ujar Carolyn Hax penulis buku Tell Me About it: Lying, Sulking and Getting Fat and 56 Other Things Not To Do While Looking for Love. Karena semakin banyak kenalan, akan semakin terbuka pintu kemujuran.

Tips: Di pesta, sapa semua orang, berdansalah sepanjang malam. Hindari berdiri di pojokan dan menelpon teman. Jika tidak, orang lain akan berpikir Anda sudah terlalu sibuk untuk bersosialisasi.

CARA 3

Ubah jadwal.

Keluar dari rutinitas mesti hanya sedikit saja bisa merubah keberuntungan Anda. Karena, dengan melakukan hal yang sama setiap waktu bisa membuat Anda tidak peka terhadap keadaan sekeliling. Bisa saja dengan melewati rute jalan berbeda. Siapa tahu di tengah jalan menemukan ide bisnis dari deretan toko dan papan reklame yang dilewati.

Sekarang periksa agenda dan ganti jadwal. Misalnya ikut kelas yoga pagi hari, atur meeting dengan klien sore hari daripada pagi atau siang. Ikut les kerajinan tangan, musik, bahasa, bahkan kalau memungkinkan ambil program pasca sarjana. Tak hanya ilmu saja lho yang didapat. Siapa tahu bisa berkenalan dengan orang yang bisa dijadikan sahabat, rekan bisnis, atau bahkan suami/istri. You never know!

Tips: Melakukan sesuatu dengan melawan kata hati, bisa mendatangkan nasib mujur juga lho. Contohnya: tak menolak diaturkan blind date oleh teman. Seperti kata orang: life is gamble. Supaya jadi pemenang Anda harus berani mengambil risiko!

CARA 4

Find your own lucky charm.

Ada ciri lain orang beruntung yang perlu Anda ketahui. Mereka yakin di dunia ini tak ada yang tak mungkin. Dan di mana pun, mereka selalu pecaya diri. Perasaan ini tak hanya timbul dari dalam diri saja, tapi juga bisa disebabkan oleh benda tertentu. Coba kumpulkan barang-barang seperti koin, kalung, catatan pujian dari bos bahkan surat cinta. Pokoknya apa pun yang membuat Anda senang, bahagia, dan percaya diri. Taruh benda ini di dompet atau tas. Sehingga kapan pun Anda membutuhkannya, tinggal dibuka. Ellen, 26 tahun, menjadikan seuntai kalung dari neneknya sebagai lucky charm. “Saya memakainya ketika berkenalan dengan tunangan saya dan tiap kali presentasi di depan klien. Memang barang ini cuma perhiasan, namun saat memakainya, rasanya tak seorang pun bisa menahan saya.”

Menerima pujian juga bisa menambah percaya diri Anda dan memacu untuk terus berprestasi. “Banyak orang meremehkan pujian. Padahal pujian memastikan kalau Anda orang yang berharga,” ungkap Shirley Glass. Maka mulai hari ini belajarlah mengucapkan terima kasih ketika disanjung orang lain.

Tips: Menurut penelitian bila seseorang memakai baju berwarna, maka ia akan 78% lebih termotivasi dan berkonsentrasi dengan pekerjaannya. Sebagai saran, pakai baju berwarna hijau saat interview karena mencerminkan kemakmuran. Warna biru untuk mencairkan ketegangan saat bertemu calon mertua. Dan merah bila ingin jadi si penggoda.

CARA 5

Lebih terbuka menerima segala sesuatu.

Annisa, 26 tahun, bercerita, ”Dua bulan lalu saya membaca zona astrologi. Kata zodiak saya bulan ini: ‘Anda akan bertemu pria idaman. Buka mata lebar-lebar!’ Karena penasaran, sepanjang hari saya menuruti saran itu.” Tak disangaka, malamnya ia berkenalan dengan pria yang kini jadi tunangannya di suatu pesta. “Horoskop memang tak bisa mengatur pertemuan itu. Tapi yang jelas, mendorong saya untuk lebih memperhatikan orang-oranag di sekitar.” Mau percaya atau tidak pada ramalan bintang, memang hak Anda. Tapi jangan terlalu menganggap remeh. Sebab datangnya keberuntungan tak bisa diterka!

Selain astrologi, bermimpi (tentu saja yang positif) bisa jadi cara mendatangkan kemujuran. Seperti anjuran Lillian Glass PhD, pengarang buku Attracting Terrific People, “Belajarlah memvisualisasikan cita-cita Anda sampai sedetail mungkin.” So don’t afraid to dream!

Tips: Hadirkan sedikit keajaiban dengan menanamkan pada diri sendiri kalau Anda termasuk orang beruntung. Dan berusaha bersahabat dengan orang yang dikagumi, karena pesona dan ilmunya bisa menular pada Anda.

Baca juga:

Karir: Apakah Anda dan Pekerjaan Saling Jatuh Cinta?

%d bloggers like this: